Multicursor - Working In Background
Powered by Blogger.

...........................................................

...........................................................

Energi Nuklir yang Dijanjikan Allah

Energi Nuklir yang Dijanjikan Allah
Energi merupakan kebutuhan primer manusia untuk hidup
Diantara sumber energi utama tersebut adalah matahari , panas bumi, minyak, nuklir, dan lain sebagainya. Setidaknya ada beberapa sumber energi yang secara tekstual disebut dalam Al-Quran.
-          Angin (arrum, 30;46 . luqman, 31;31)
-          Kayu (yasin, 36;80 . alwaqiah, 56; 71-74)
-          Minyak (annur, 24;35)
-          Matahari (nuh, 71;16 . annaba’, 78;13)
Dari sekian jumlah energi yang telah diterangkan dan telah tersedian secara melimpah tidaklah bermanfaat apabila manusia tidak menggunakannya secara bijaksana, dan bahkan sumber-sumber tersebut dapat mendatangkan bencana dan malapetaka.

Nuklir merupakan salah satu sumber energi primer yang disediakan oleh Allah, energi ini pula yang menurut ilmuan belakangan salah satu yang memicu terbentuknya alam semesta. Atau dengan kata lain alam semesta yang ada saat ini merupakan hasil dari proses reaksi nuklir.
Untuk lebih jauh tentang energi nuklir, kita terlebih dahulu mengetahui atom. Atom merupakan benda terkecil yang tidak dapat dibagi lagi (Leucipus dan Demokritus 3SM). Sedangkan nuklir sendiri berasal dari kata nuclear yang berarti inti atom (nuclear=nucleus). Ukuran atom sangatlah kecil dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang yaitu 1 Angstrom atau 10-10 meter.
Perjalanan ditemukannya teori dan energi nuklirpun tidaklah sebentar mulai filsuf Yunani yang disebut diatas hingga abad 20 oleh Einstein yang mampu membuat teori tentang energi atom dan mengaplikasikannya sebagai bom atom.
-          Teori atom Thomson: atom adalah bagian terkecil suatu unsur dan bermuatan listrik positif yang dikelilingi oleh electron
-          Rutherford: atom adalah bagian terkecil yang memiliki inti bermuatan positif dan dikelilingi oleh electron yang bermuatan negative sambil berputar mengelilinginya
-          Bohr: elektron yang mengelilingi inti atom berada pada lintasannya, selama tidak ada gaya luar maka electron tersebut akan tetap ada pada lintasannya, terdapat neutron yang muatannya netral
Dalam alquran atom lebih dikenal dengan sebutan “zarrah” yaitu dalam surat Yunus, 10:61, Assaba’, 34:3, 22, Alzalzalah, 99:7-8.
Dalam surat alqamar, 54:49 disebutkan juga bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran; maka kemudian diketahui bahwa proton, elektro dan neutron juga memiliki ukuran dan berat (proton= 1,67 * 10-27 kg; neutron=1,67*10-27 kg; elektron=9,1*10-31 kg).
Seiring dengan kemajuan teknologi kini sejak tahun 50-an energi nuklir yang memiliki energi yang begitu dahsyat telah berhasil dikendalikan oleh manusia, yaitu digunakan untuk membangkitkan listrik atau lebih dikenal dengan PLTN.
Setidaknya ada 2 jenis energi yang bisa dihasilkan dari reaksi nuklir, yaitu energi dari reaksi Fisi dan reaksi FUsi. Dan hingga saat ini manusinya hanya bisa mengendalikan reaksi fisi (pembelahan), sedangkan energi fusi (penggabungan) masih belum bisa dikendalikan dikarenakan energi yang dihasilkan amat sangat besar, seperti yang terjadi pada matahari.
Reaksi fisi atau dikenal dengan reaksi berantai hanya bisa dihasilkan oleh jenis atom yang memiliki nomor besar sebut saja yang paling banyak dikenal adalah Uranium yang memiliki nomor atom 238; besaran energi yang dapat dihasilkan oleh reaksi fisil nuklir ini dapat kita bandingkan dengan
1 gram uranium = 2,5 ton batubara = 17.500 liter minyak.
Potensi energi nuklir ini baik fusi ataupun fisi secara tersirat telah disebutkan dalam alquran, tentusaja hanya jika kita melihat alquran secara kontekstual. Kita juga harus menggunakan dalil dalil aqliyyah sehingga apa yang ditunjukkan alquran ini dapat kita ambil hikmah dan manfaatnya;
Seperti yang terdapat dalam surat yunus, 10: 5.
“dialah yang menjadikan matahari bersinar dan rembulah bercahaya,,,”
“dan Allah menjadikan bulah sebagai cahaya dan matahari sebagai pelita” nuh, 71: 16.
“dan kami hiasi langit dunia dengan pelita-pelita dan kami memeliharanya. Demikianlah ketentuan yang maha perkasa dan maha mengetahui” Fussilat 41: 12.
“dan kami jadikan pelita yang amat terang (matahari)” Annaba’, 78:13
Menurut Helmholtz 1850 energi matahari berasal dari peristiwa kontraksi dan pengerutan yang disebabkan oleh perubahan grafitasi matahari, berdasarkan teori ini volume gas yang terkompres akan melepaskan energi, yaitu energi . matahari yang kita kenal.
Namun belakangan ditemukan teori thermonuklir 1939 oleh Hans Bethe, bahwa unsur kimia yang terdapat di matahari juga terdapat di bumi, 80% hydrogen, helium 19%, sisanya adalah oksigen, magnesium,nitrogen, silicon, karbon, belerang, besi, sodium, kalsium, nikel dan lainnya. Semua unsur tersebut berbentuk gas dan bercampur dalam bentuk gas subatomic yang terdiri dari pronon electron dan neutron dan positron. Gas subatomik tersebut mengeluarkan energi yang amat panas disebut plasma. Energi yang amat panas ini diikuti oleh terjjadinya flare, yaitu semburan partikelsub atomic keluar dari matahari menuju ruang angkasa, pada saat itulah diduga terjadi reaksi thermonuklir. Selanjutnya, terjadilah reaksi fusi, dimana prasyarat untuk terjadinya reaksi fusi adalah panas yang sangat besar dan tekanan yang tinggi, dan dimatahari semua prasyarat itu terdapat didalamnya, serta unsur penyusun matahari adalah unsur ringan yang merupakan unsur bahan baku reaksi fusi.
Energi nuklir dalam era modern ini telah dimanfaatkan oleh manusia dalam berbagai aspek, mulai energi, industry hingga kesehatan, pertanian dan makanan.
“dan kamilah yang telah menjadikan untukmu dibumi keperluan-keperluan hidup, dan (kami menciptakan pula) mahluk mahluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya” alhijr, 15:20
Referensi: Al-Qur’an dan terjemahannya, Alquran Dan Teknologi Nuklir [Wisnu Arya Wardana], Teknologi Nuklir dan Aplikasinya [Wisnu Arya Wardana] 

sumber: http://pelajarjogja.com/category/ilmu-pengetahuan-dan-teknologi/

0 comments:

Post a Comment